Sabtu, 06 November 2010

Hakikat Latihan


A.   Hakikat Latihan
        1. Pengertian
Latihan adalah proses sistematis dari latihan atau kerja yang dilakukan sescara berulang-ulang dengan kian hari menambah beban latihan atau kerja (Suharno, 1993: 101). Istilah latihan berasal dari kata dalam bahasa Inggris yang dapat mengandung beberapa makna seperti: Practice, excercises, dan training.
Pengertian latihan yang berasal dari kata Practice adalah aktifitas untuk meningkatkan keterampilan  (kemahiran) berolahraga dengan mengunakan berbagai peralatan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan cabang olahraganya. Artinya, selama dalam kegiatan proses berlatih melatih agar dapat menguasai keterampilan gerak cabang olahraganya selalu dibantu dengan mengunakan berbagai alat pendukung.
Pengertian latihan yang berasal dari kata Ecercises adalah perangkat utama dalam proses latihan harian untuk meningkatkan kualitas fungsi organ tubuh manusia, sehingga dapat menyempurnakan gerakannya.
Pengertian latihan yang berasal dari kata Training adalah penerapan dari suatu perencanaan untuk meningkatkan kemampuan berolahraga yang berisikan materi teori, praktek, metode, dan aturan pelaksanaan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang akan dicapai (Dr. Sukadianto, 2005).
Latihan Plyometrik adalah latihan-latihan atau ulangan yang bertujuan menghubungkan gerakan kecepatan dan kekuatan untuk menghasilkan gerakan eksplosif. Istilah ini sering digunakan dalam menghubungkan gerakan lompat yang berulang-ulang atau reflek rengang untuk menghasilkan reaksi yang eksplosif. Radcliffe dan Farentinos menyatakan latihan plyometrik adalah suuatu latihan yang memiliki cirri khusus, yaitu kontraksi otot yang sangat kuat yang merupakan respon dari pemberian dinamik atau rengangan yang cepat dari otot-otot terlibat. Plyometrik juga disebut dengan reflek rengangan atau reflek miotatik atau reflek pilinan otot (Radcliffe, 1985).  Dari definisi diatas dapat disimpulkan latiahan plyometrik adalah latihan untuk meningkatkan daya ledak otot dengan bentuk kombinasi latihan isometric dan isotonic (eksentrik-konsentrik) yang mengunakan pembebanan dinamik. Rengangan itu terjadi secara mendadak sebelum otot berkontraksi kembali atau suatu latihan yang memungkinkan otot untuk mencapai kekuatan maksimal dalam jangka waktu sesingkat-singkatnya.
Untuk mencapai tujuan yang dikehendaki dalam latihan, maka diperlukan suatu program latihan yang baik dari seorang pelatih. Dengan demikian berhasil tidaknya tujuan yang akan dicapai akan dipengarui oleh penerapan prinsip- prinsip latihan yang diperlukan dalam membuat program latihan.
Bolavoli merupakan satu cabang olahraga yang menuntut beragam kemampuan baik dari segi fisik, teknik, taktik dan mental. Untuk itu unsur-unsur yang diperlukan dalam bola voli dibagi sesuai dengan faktor – faktor latihan yang ada. Adapun faktor- faktor latihan tersebut adalah :
1. Faktor Fisik
Sebagai langkah awal untuk menunjang kemampuan teknik dibutuhkan fisik yang prima. Sebagaimana dijelaskan oleh sajoto bahwa kondisi adalah suatu persyaratan yang sangat diperlukan dalam usaha meningkatkan prestasi seorang atlet, bahkan dapat dikatakan sebagai keperluan dasar yang tidak dapat ditunda atau ditawar-tawar lagi. Kemudian sajoto menguraikan kondisi fisik tersebut menjadi 10 komponen yang terdiri dari :
a.               Kekuatan (Strenght)
b.            Daya tahan (Endurance)
c.             Daya ledak (Muscular power)
d.            Kecepatan (Speed)
e.             Daya lentur (Flekxibelity)
f.              Keseimbangan (Balance)
g.             Koordinasi (Coordination)
h.             Kelincahan (Agility)
i.               Ketepatan (Accurity)
j.        Reaksi (Reaction)
Menurut Fox, Bowers dan Foss, para ahli fisiologi mengambarkan tentang sistem energi predominan dalam olahraga bolavoli.
Sport
ATP-CP and LA
LA-O2
O2
Volleyball
80
5
15
Table 2.1. Fox E. L. et al, The Physiological Basis for Exercise and Sport, 1993
1.      Faktor Teknik
a.       Service
(1)   Underhand Service
(2)   Floating Service
(3)   Overhead Service
(4)   Jump Service
b.      Passing
(1)   Pass bawah
(2)   Pass Atas
c.       Umpan
(1)   Umpan Normal
(2)   Umpan semi
(3)   Umpan Push (umpan dorongan)
(4)   Umpan Pull (quick)
(5)   Umpan Pull Straight
d.      Block
(1)   Block Satu
(2)   Block berdua atau bertiga
e.       Smash
(1)       Open
(2)       Semi
(3)       Quick
B. Prinsip Latihan
Prinsip latihan adalah proses adaptasi menusi terhadap lingkungan. Manusia memiliki daya adaptasi istimewa terhadap lingkungan, pemain akan beradaptasi terhadap beban latihan yang diterima saat latihan maupun dalam pertandingan. Prinsip-prinsip latihan menurut Dr. Sukadiyanto (2005: 12-23) adalah :
a) Prinsip Kesiapan ( Readiness )
        Pada prinsip kesiapan, materi dan dosis latihan harus disesuaikan dengan usia olahragawan. Oleh karena usia berkaitan erat dengan kesiapan kondisi fisiologis dan psikologis dari setiap olahragawan.

Usia 6-10 tahun
Usia 11-13 tahun
Usia 14-18 tahun
Usia Dewasa
Membangun kemampuan (interest)
Pengayaan keterampilan gerak
Peningkatan latihan
Puncak penampilan atau masa prestasi
Menyengkan
Penyempurnaan teknik
Latihan khusus

Belajar berbagai keterampilan teknik dasar
Persiapan untuk meningkatkan latihan
Frekwensi kompetisi diperbanyak
2.2. Tabel prinsip kesiapan (Dr. Sukadiyanto 2005: 12-23)
b) Prinsip Individual
Dalam merespon beben latihan untuk setiap olahragawan tentu akan berbeda-beda, sehingga beban latihan beban latihan setiap orang tidak dapat disamakan antara orang yang satu dengan yang lainnya. Beberapa faktor yang menyebabkan perbedaan kemampuan anak dalam merespon beban latihan diantaranya adalah faktor keturunan, kematangan, gizi, waktu istirahat dan tidur, kebugaran, lingkungan, sakit cidera dan motivasi. Maka agar seorang pelatih berhasil dalam melatih perlu menyadari bahwa setiap anak memiliki perbedaan-perbedaan, terutama dalam merespon beban latihan.
c) Prinsip Adaptasi
Organ tubuh manusia cenderung selalu dapat beradaptasi terhadap perubahan lingkungannya. Keadaan ini menguntungkan untuk proses berlatih-melatih, sehingga kemampuan manusia dapat dipengarui dan dapat ditingkatkan melalui latihan. Latihan menyebabkan proses adaptasi pada organ tubuh, namun tubuh memerlukan jangka waktu tertentu agar dapat beradaptasi seluruh beban selama  proses latihan. Bila beban latihan ditingkatkan secara progresif, maka organ tubuh akan menyesuaikan terhadap perubahan tersebut dengan baik. Tingkat kecepatan adaptasi terhadap beban latihan dipengarui usia, kualitas kebugaran otot, kebugaran energi, dan kualitas latihannya.
Ciri-ciri terjadinya proses adaptasi pada tubuh akibat latihan :
1.          Kemampuan fisiologis ditandai dengan membaiknya sitem   pernafasan, fungsi jantung, paru, sirkulasi, dan volume darah.
2.          Meningkatnya kemampuan fisik, yaitu ketahanan otot, kekuatan dan power.
3.          Tulang. Ligamenta, tendo, dan hubungan jaringan otot menjadi lebih kuat
d) Prinsip Beban Lebih (Overload)
Beban latihan harus melampaui atau mencapai sedikit diatas ambang batas ambang rangsang. Sebab beban yang terlalu berat akan mengakibatkan tidak mampu diadaptasi oleh tubuh, sedangkan terlalu ringan tidak berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan fisik, sehingga beban latihan harus memenui prinsip moderat. Untuk itu pembebanan dilakukan secara progresif dan diubah sesuai dengan tingkat perubahan atlet.
e) Prinsip Progresif (Peningkatan)
Agar terjadi proses adaptasi tubuh, maka diperlukan prinsip beban lebuh yang diikuti dengan prinsip progresif. Latihan progresif, artinya dalam pelaksanaan proses latihan dilakukan dari yang mudah ke yang sukar, sederhana ke kompleks, umum ke khusus, bagian ke keseluruhan, ringan ke berat, dari kuantitas ke kualitas, serta dilakukan secara ajeg, maju dan berkelanjutan. Dalam menerapkan prinsip harus dilakukan secara bertahap, cermat, kontinyu, dan tepat. Artinya setiap tujuan latihan memiliki jangka waktu tertentu untuk dapat diadaptasi oleh tubuh atlet. Setelah jangka waktu adaptasi tercapai, maka beban latihan harus ditingkatkan. Bila beban latihan ditingkatkan secara mendadak, tubuh tidak mampu mengadaptasinya bahkan akan merusak dan berakibat cidera serta rasa sakit.
f) Prinsip Spesifikasi
Setiap bentuk latihan harus sesuai dengan kebutuhan cabang olahraga, prinsip spesifikasi antara lain :
1.      Spesifikasi kebutuhan energi
2.      Spesifikasi bentuk dan Model Latihan
3.      Spesifikasi ciri gerak dan kelompok otot yang digunakan
4.      Waktu periodesasi latihan
g) Prinsip Variasi
Program latihan yang baik harus disusun secara variatif untuk menghindari kebosanan, keengganan dan keresahan yang merupakan kelelahan secara psikologis. Komponen utama yang diperlukan untuk memvariasi latihan menurut Martens (1990) adalah “
1.      Kerja dan istirahat
2.      Latihan berat dan ringan, dari mudah yang sulit, dan dari kuantitas ke kualitas
h) Prinsip Pemanasan
Pemanasan bertujuan untuk mempersiapkan fisik dan psikis atlet memasuki latihan inti, dan diharapkan atlet dalam memasuki latihan inti dapat terhindar dari kemungkinan terjadinya cidera atau rasa sakit. Ada 4 macam kegiatan pemanasan, antara lain :
1.      Aktifitas yang bertujuan untuk menaikkan suhu badan.
2.      Aktifitas peregangan (stretching) baik yang pasif maupun yang aktif (kalestenik/balistik).
3.      Aktifitas senam khusus cabang olahraga.
4.      Aktifitas gerak teknik cabang olahraga
i) Prinsip Latihan Jangka Panjang (Long Term Training)
Prestasi olahraga tidak dapat dicapai secara instant. Untuk mencapai prestasi terbaik diperlukan waktu yang lama. Pengaruh beban latihan tidak dapat diadaptasi oleh tubuh secara mendadak, tetapi memerlukan waktu dan harus bertahap serta kontinyu. Pencapaian prestasi maksimal harus didukung dengan kemampuan dan keterampilan gerak. Persiapan proses latihan harus teratur, intensif dan progresif membutuhkan waktu antara 4-10 tahun. Oleh karena itu, latihan jangka waktu panjang selalu dipengarui oleh pertumbuhan dan perkembangan anak, peletakkan gerak, serta strategi pembelajaran.
j) Prinsip Berkebalikan (Reversibility)
Artinya, bila atelt berhenti dari latihan dalam waktu tertentu bahkan dalam waktu yang lama, maka kualitas organ tubuhnya akan mengalami penurunan funsi secara otomatis. Sebab proses adaptasi yang terjadi sebagai hasil dari latihan akan menurun bahkan hilang.
k) Prinsip Tidak Berlebihan (Moderat)
Keberhasilan latihan jangka panjang sngat ditentukan pembebanan yang tidak berlebihan. Artinya, pembebanan harus disesuaikan dengan tingkat kemampuan, pertumbuhan, dan perkembangan atlet, sehingga beban latihan yang diberikan benar-benar tepat.
l) Prinsip Sistematik
Prestasi atlet sifatnya labil dan sementara, sehingga prinsip ini berkaitan dengan ukuran (dosis) pembebanan dan skala prioritas sasaran latihan. Skala prioritas latihan berhubungan dengan urutan sasaran dan materi latihan  utama yang disesuaikan dengan periodesasi latihan. Yang memilki  tujuan latihan yang berbeda baik dalam aspek fisik, teknik, taktik, maupun psikologis.
C. Komponen Biomotor
 Biomotor adalah kemampuan gerak manusia yang dipengarui oleh kondisi sister organ dalam yang dimaksud diantaranya adalah sistem neuromuscular, pernafasan, pencernaan, peredaran darah, energi, tulang dan persendian. Artinya gerak akan terjadi bila tersedia energi baik yang tersimpan dalam otot maupun yang diperoleh dari luar tubuh melalui makanan. Semua organ tubuh berperan dalam pemprosesan energi yang terjadi dalam otot sehingga menimbulkan gerak. Komponen biomotor adalah keseluruhan dari kondisi fisik olahragawan. Oleh karena hampir semua aktifitas gerak dalam olahraga selalu mengandung unsur-unsur kekuatan, durasi, kecepatan, dan gerak yang kompleks yang memerlukan keleluasaan gerak persendian (Bompa, 1994).
Namun secara garis besar komponen biomotor dipengarui oleh kondisi dua hal, yaitu :
1. Kebugaran jasmani (energy fitness)
Terdiri atas kapsitas aerobik dan kapsitas anerobik.
2. Kebugaran otot (muscular fitness)
 Adalah keseluruhan dari komponen-komponen biomotor yang meliputi  kekuatan, ketahanan, kecepatan, power, fleksibilitas, keseimbangan, dan kelincahan.
D.  Plyometrik
Peran lompatan keatas atau vertikal jump sangat penting dalam permainan bolavoli. Untuk setiap pemain harus memiliki kemampuan melompat keatas yang tinggi kerena komponen teknik dan karateristik bola voli dalah lompatan. Pengertian plyometrik menurut beberapa ahli :

Plyometrik adalah latihan atau langkah-langkah atau ulangan yang bertujuan menghubungkan gerakan kecepatan dan kekuatan untuk menghasilkan gerakan ekslosif. Kontraksi otot sangat kuat yang merupakan respon dari pembebanan dinamik atau rengangan yang cepat dari otot terlibat. (Radcliffe dan Farentinos 1985)
Plyometrik adalah latihan yang memungkinkan otot untuk mencapai kekuatan maksimal dalam waktu yang sesingkat mungkin (Chu 1998)


Latihan Plyomertik adalah didasari pada pengertian sebuah concentrik (memendek) kontraksi otot dengan sangat kuat diikuti dengan segera sebuah eccentrik (memanjang) kontraksi otot yang sama. Lebih lanjut dikatakan driil plyometrik dapat dilanjutkan dengan bentuk gerak dan kecepatan sesuai dengan penampilan cabang olahraganya .(Shepherd,2006)
           
Dari definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa latihan plyomertik adalah metode latihan untuk meningkatkan daya ledak otot dengan bentuk latihan kombinasi latihan isometrik dan isotonik (eksentrik-konsentrik) yang mengunakan pembebanan dinamik.

1. Bagaimana  Kerja Latihan Plyometrik
Dasar dari proses gerak motorik sengaja dan tidak sengaja yang terlibat dalam plyometrik yang disebut juga ”stretch reflek” (reflek rengangan) atau juga disebut ”refleks on spindle” atau reflek miyotatis. Stretch reflek dan perlengkapan spindle adalah komponen vital syaraf keseluruhan yang mengontrol gerakan tubuh.
Berbagai terminologi yang mengambarkan fase reflek peregangan. Chu (1983) menyebutkan pembebanan cepat serat otot dengan segera menyababkan kontraksi otot sebagai “fase eksentrik”, periode singkat antara inisasi fase eksentrik dan konteaksi otot reflekas sebagai “fase amortizasi”. Veroshanski (1967) menyebut pembebanan atau peregangan serat otot sebagai “fase yielding” dan kontraksi refleks sebagai “fase over-coming”.
Latihan Plyometrik merangsang berbagai perubahan dalam sistem neuromuscular, meningkatkan kemampuan kelompok otot, merespon lebih cepat dan penuh tenaga untuk menguatkan dan mempercepat perubahan panjang otot. Gambaran latihan Plyometrik yang baik adalah pengkondisian neuromuscular untuk lebih cepat dan lebih penuh tenaga mengubah arah, contohnya melompat dari bawah keatas atau mengerakkan kaki dari anterior kemudian posterior ketika lari. Mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam perubahan tersebut kan meningkatkan kecepatan tenaga.
Ada dua faktor terpenting dalam latihan Plyometrik yang bervariasi yaitu:
a.      bersambung elastisitas komponen otot, diman termasuk diantara tendon dan karateristik jembatan silang pada actin dan myosin yang menutupi serabut otot.
b.      sensor dalam otot spindle (prioceptors) dalam peranannya saat sebelum terjadi rengangan otot dan masukkan sensory dihubungkan dengan peregangan otot cepat untuk bergerak yaitu “strech reflek”
Elastisitas otot adalah faktor terpenting dalam pengertian bagaimana siklus peregangan pendek dapat lebih menghasilkan daya ledak dari sebuah konsentrik sederhana kontraksi otot.








Gambar 2.1. Latihan plyometrik dengan One-legged reactive jumps over boxes









Gambar 2.2. Latihan plyometrik dengan reactive jump from a hig box
Dalam gambar diatas pada saat melompat, otot dapat dengan cepat menyimpan tegangan yang dihasilkan pada peregangan dengan cepat, jadi mereka memiliki sebuah bentuk pada energi elastis potensial. Untuk sebuah persamaan pada pita karet, bilamana terjadi peregangan, disini keberadaan potensi untuk kembali dengan cepat ke panjang aslinya. Strech reflek adalah mekanisme dari integral dari siklus perengangan-pendek. Sebuah contoh adalah yang dialami hentakan lutut dimana otot quadricep diketuk dengan palu karet. Peregangan dapat dirasakan saat otot quadricep, yang mana akan mengkerut dalam respon.

Selanjutnya dengan latihan Plyometrik dapat memperoleh beberapa keuntungan. Keuntungan yang diperoleh dari latihan Pyiometrik menurut Fox et al. (1988 : 187) dengan melakukan latihan Plyometrik akan mendapatkan tiga keuntungan yang utama, yaitu :
1. Waktu belajar atlet akan lebih baik atas kemampuan  kontraksi ototnya sendiri, untuk melakukannya dengan sedikit membebaskan energi elastisitasnya.
2. Daya kontraksi otot akan lebih kuat karena perengangan akan mempermudah adaptasi terhadap rangsangan untuk mendukung kekuatan yang dihasilkan.
3.  Latihan dengan mengunakan beban alami.
Intensitas latihan pada metode latihan plyometrik adalah pengontrolan dari tipe latihan yang ditampilkan, gerak 
Bentuk latihan Plyometrik begitu beragam, tetapi dalam penelitian ini mengunakan bentuk latihan Plyometrik yang sederhana ke bentuk gerak latihan yang kompleks dan berkaitan dengan upaya untuk  meningkatkan kemampuan melompat keatas pada atlet. Intensitas latihan pada metode latihann plyometrik adalah pengontrolan dari tipe latihan yang di tampilkan. Bentuk latihannya menurut skala intensitasnya  adalah :
                           





Gambar 2.3 Skala Intensitas Plyometrik

1.Jump In Place
         Bentuk latihan Jump in Place yang digunakan :
         a. Two-Foot Angkle Hop
            -Peralatan              : tidak ada
-Awalan          : berdiri dengan menggunakan kaki selebar bahu   dan posisi tubuh tegak lurus.
-Cara melakukan :  hanya mengunakan  kaki untuk momentum, melompat secara terus menerus pada satu tempat. Memperpanjang kaki ke barisan maksimum mereka pada masing-masing lompatan tegak lurus











Gambar 2.4. Jump-in-place dengan two-foot ankle hop

b. Split Squat jump ( lompat jongkok dengan membelah )
-Peralatan                 :   tidak ada
-Awalan     : membentangkan kaki kedepan kebelakang dan membengkokkan betis kedepan 90 derajat pada pinggang dan 90 derajat pada lutut

-Cara melakukan : melompat mengunakan lengan untuk membantu mengangkat dan memegang posisi jongkok membelah, mendarat dengan posisi yang sama dan segara melompat lagi








Gambar 2.5. Jump-in-place dengan Split Squat Jump

2. Standing Jump
    Bentuk latihan Standing Jump yang digunalkan :
a. Standing Jump and Reach ( melompat berdiri dan meraih )
-Peralatan                     : sebuah objek yang digantung diatas atau pada tembok dengan tanda sasaran  
-Awalan                       : berdiri dengan menggangkan kaki selebar bahu.     
-Cara melakukan          : jongkok dengan ramping dan menarik, meraih target atau sasaran, jangan melangkah sebelum melompat, mempertahankan berat badan pada bahu pada seluruh lompatan








Gambar 2.6. Standing Jump and Reach

3. Multiple Hop and Jump
    Bentuk latihan Standing Jump yang digunalkan :
a. Rim Jumps
-Peralatan                     : objek yang tinggi seperti ring bola basket atau mistar gawang pada sepak bola.  
-Awalan                       : berdiri dibawah objek dengan kaki dibuka selebar bahu.     
-Cara melakukan          : melompat secara terus menerus, meraih dengan berganti tangan dan mencoba merai objek pada setiap kesempatan melompat. Waktu ditanah akan menjadi sedikit dengan setiap melopat sekurang-kurangnya setinggi sebelumnya


 








Gambar 2.7. Multiple hop and jump dengan Rim Jumps

b. Standing Long Jump With Hurdle Hop
-Peralatan                     : 3  ke 6 gawang dengan tinggi 18 sampai 40 inch ditempatkan dengan jarak 8 sampai 12 kaki  
-Awalan                       : berdiri dengan kaki dibuka selebar bahu bersiap melakukan  pada posisinya    
-Cara melakukan          : masuk dengan bersiap melakukan lompatan jauh dengan 2 kaki untuk memulai.pada saat mendarat lebih kurang 18 inch.





Gambar 2.8. Standing Long Jump With Hurdle Hop

d. Zigzag Drill
-Peralatan                     : 2 garis berjajar 24 inch – 42 inch dan panjangnya 10 m.  
-Awalan                       : berdiri seimbang dengan satu kaki pada garis    
    -Cara melakukan          : melompat dari satu garis ke garis yang lain dengan gerakan terus menerus kedepan untuk 10 meter, selalu mengambil dan mendarat pada kaki yang sama. Jangan melompat saat bersamaan saat mendarat.


 








Gambar 2.9. Zigzag Drill


4. Box Drills
    Latihan yang digunakan adalah :
a. Multiple Box-To-Box Squat Jumps
-Peralatan                     : barisan dari kotak-kotak atau box dengan ketinggian yang sama ( ketinggian menurut kemampuan )  
-Awalan                       : berdiri pada posisi jongkok dengan kaki dibuka selebar bahu, menoleh kebawah pada deretan kotak, tangan dipegangkan di belakang kepala.     
-Cara melakukan          : melompat ke kotak pertama, mendarat dengan pelan pada posisi jongkok, mempertahankan posisi jongkok, melompat kekotak pada satu sisi tiba-tiba keatas mengikuti kotak letakkan tangan di belakang kepala.








Gambar 2.10. box drill dengan multiple box-to-box  squat jumps

5. Depth Jump
a. Depth Jump
-Peralatan                     : 1 box yang panjangnya 12 inch  
-Awalan                       : berdiri diatas kotak, jari kaki ditutup ke ujung depan.     
-Cara melakukan          : melangkah dari kotak dan menjatuhkan kedua kaki mencoba untuk mengantisipasi pendaratan dan bermunculan secepat mungkin yang kamu bisa. Jaga keseimbangan tubuh dari pendaratan dan membuat hubungan dengan tanak sependek mungkin.


 








Gambar 2.11. depth jump

b. Depth Jump to Prescribed Height
-Peralatan                     : 2 kotak yang sama ditempatkan pada 2-3 rengangan kaki, ketingian dan jarak tergantung kemampuan.  
-Awalan                       : berdiri diatas kotak, jari kaki ditutup ke ujung depan. Dan merengangkan kaki selebar bahu, menghadap ke kotak 2     
-Cara melakukan          : turun ke kotak, mendarat kedua kaki dan melompat diatas kotak ke 2, mendarat dengan  ringan, melompat dari tanah secepat mungkin.







Gambar 2.12. Depth Jump to Prescribed Height

c. Squat Depth Jump
-Peralatan                     : 1 atau 2 kotak yang panjangnya 12 – 42 inch  
-Awalan                       : berdiri diatas kotak, seperempat – setengah jongkokan, jari kaki ditutup sampai ujung
-Cara melakukan          : turun ke kotak, mendarat dengan jongkok 90 derajat. Melompat kekotak dengan jongkok dan mendarat dengan kuat. Untuk menambah kesulitan, mendarat pada kotak kedua dengan ketinggian yang sama setelah melakuan jongkokan





 







Gambar 2.13. Squat Depth Jump
d. Catch and Pass With Jump and Reach
-Peralatan                     : seorang partner, sebuah kotak panjang 12-30 inci, sebuah bola medicine dan objek yang tinggi seperti gawang bola basket.  
-Awalan                       : berdiri diatas kotak, kaki direngangkan selebar bahu, jari-jari kaki ditutup sampai ujung.
-Cara melakukan          : melangkah ke kotak dan mendarat pada 2 kaki, kedepan, ulurkan lenganmu dan tangkap untuk meraih dari partnermu, pada pendaratan, lempar lagi dan raih untuk sasaran yang tinggi dengan  bola medicine
 







                                                                                                   

Gambar 2.14. Catch and Pass With Jump and Reach
.
Efek fisiologis  yang terjadi ketika melakukan depth jump calf muscle dan achiles tendon akan menahan beban eksentrik. Hal ini mengakibatkan :
1.          Energi disediakan dalam komponen elastis
2.          Afferent implus dikirim lebih cepat keserabut pengerak calf muscle yang berada di spinal cord.
Secara teori daya ledak otot akan dihasilkan lebih besar dari kombinasi penyediaan energi dan pengiriman impuls dari peralatan syaraf  ke pengerak yang menghubungkan mereka dengan unit pengerak (Fox et al, 1988: 187)

PENGARUH PELOMPAT DI VOLLEYBALL - KELEBIHAN KERUSAKAN LUTUT ATAS

RINGKASAN
Memblokir dan spiking merupakan bagian integral dan penting dari pelatihan bola voli
dan permainan. Untuk melakukan keterampilan ini secara efektif, jumping diperlukan. Ada tinggi
kejadian luka di bola voli, proporsi wajar terjadi pada lutut. Atas
durasi pelatihan atau suatu jumping permainan berulang kali dilakukan. Hal ini ini
berulang-ulang gerakan yang perhatian bagi pelatih, pemain dan administrator.
Untuk mengurangi frekuensi cedera lutut, penelitian telah melihat baik internal
dan faktor eksternal. Dari hasil penelitian, dampak kekuatan dan momen bersama memainkan
signifikan peran dalam menyebabkan cedera. Tambahan, faktor-faktor seperti bermain permukaan
dan periodisasi pelatihan juga mempengaruhi tingkat cedera. Variabel ini therfore memiliki
implikasi dalam cara melatih atlet dan dilatih.
THE GAME
Voli permainan unik karena rebound adalah olahraga tim. Hal ini cepat
dan bahan peledak di alam dan menghibur baik dalam bentuk, indoor dan pantai. Tingginya
net bola dimainkan di atas, telah menyebabkan peserta melompat untuk mendapatkan keuntungan dalam
pelanggaran dan pertahanan. Sebuah analisis statistik dari Federasi Internasional Ketiga
Korea voli Piala untuk laki-laki mengidentifikasi kinerja spike dan blok
penaksir yang kuat menang dan berdiri tim (Eom dan Schutz 1992). Hal ini ini
keterampilan di mana ada interaksi antara tim dan diinginkan eksekusi mereka tentang
keterampilan mengakhiri rally, oleh karena itu memberikan titik atau yang melayani. Ini
menyoroti nilai spike dan blok dalam permainan dan semakin besar melompat,
semakin besar kemungkinan pembunuhan (sudut menyerang lebih besar) atau menutup keluar bola
(Cakupan defensif lebih besar). 

PELOMPAT
Memiliki vertikal lompat tinggi maksimal dianggap penting dalam permainan
dari voli. Akibatnya, yang tinggi dan / atau memiliki atau bahkan meningkatkan melompat vertikal
dianggap sangat tinggi di antara persaudaraan voli. Beberapa faktor mempengaruhi
ketinggian maksimum melompat vertikal, baik secara fisik dan teknis.
Vint (1994) membahas prinsip-prinsip ilmiah melompat dan mengidentifikasi cara
untuk mempengaruhi tinggi melompat. Komponen Take-off tinggi, tinggi Penerbangan dan Jangkauan Page 2

tinggi semua berperan. Dengan penuh memperpanjang tubuh pada saat yang lepas landas,
Oleh karena itu mengangkat pusat gravitasi (CG) di Take-off dapat mengakibatkan peningkatan
beberapa inci. Demikian pula, tinggi Penerbangan dan tinggi Reach lebih lanjut dapat berkontribusi
melompat tinggi, melalui sarana peningkatan kecepatan penerbangan di lepas landas dan dengan
orientasi tubuh, masing-masing. Vint (1994) juga mengakui peran lengan
ayunan dan tungkai bawah dalam penggerak tubuh dalam lompat. Hal ini
mengidentifikasi bahwa ada yang optimal, kombinasi individu kecepatan dan kekuatan
Sehubungan dengan melompat ketinggian maksimum vertikal (Adrian dan Laughlin 1983; Vint 1994).
Evaluasi karakteristik kinerja pada atlet adalah umum
praktek. Dalam hal voli pengukuran penting biasa dilakukan adalah vertikal
melompat tinggi. metodologi terbaru dalam mengukur kinerja melompat melibatkan
penggunaan piring gaya / tikar kontak dan timer listrik (Viitasalo 1991; Lian et al
1996), data tambahan untuk saat-saat bersama adalah dicapai melalui analisis video (Dufek dan
Zhang 1996; Richards et al 1996; Allyn 1995).
CEDERA
Melompat berulang-ulang terlibat dalam voli telah melihat kejadian besar
cedera. Gerberich et al. (1987) melaporkan bahwa untuk cedera voli dilaporkan kepada
olahraga metropolitan klinik, 90% dari yang ada di tungkai bawah. The
luka-luka di lutut yang dicatat 59% dari cedera. Biaya untuk
rehabilitasi dan prosedur pembedahan untuk semua luka yang dilaporkan diperkirakan
di 272 $ 690, cedera lutut menyumbang 73% dari biaya (rata-rata sebesar $ 6
832). Hasil ini menyoroti pentingnya pencegahan untuk cedera lutut
terutama karena biaya yang terlibat, apalagi saat resultan dari
olahraga.
cedera lutut yang berkelanjutan di voli umum dapat diklasifikasikan menjadi dua
kategori: kronis dan akut. cedera lutut akut dalam bola voli adalah mereka melibatkan
yang meniskus dan ligamen. Gerberich et al (1987) melaporkan bahwa cedera ligamen
lebih menonjol pada laki-laki, sedangkan kerusakan patellofemoral lebih tinggi bagi perempuan.
Berbeda dengan temuan ini, Ferretti dan rekan kerja (1990) menemukan bahwa ligamen
cedera lebih menonjol pada wanita dibandingkan dengan laki-laki (80: 20 masing-masing).
The Gerberich et al (1987) penelitian menyimpulkan bahwa 63% dari semua cedera voli
terjadi melompat, mendarat dan memutar pada dampak, 61% dari mereka yang terkait
untuk lutut. Demikian pula, Ferritti dan lain-lain (1990) menemukan mayoritas cedera akut
dihasilkan dari pendaratan. Namun, cedera akut adalah bukan fokus utama dari Page 3

artikel. Kategori lain yang menyebabkan morbiditas di antara pemain bola voli dan
atlet lainnya dalam melompat kegiatan adalah bahwa tendonitis patella. Patella dan
quadriceps tendon tendonitis sering disebut sebagai's lutut jumper.
Karakteristik's jumper adalah rasa sakit lutut anterior pada tendon penyisipan
sendi lutut - tendon quadriceps (kutub superior dari patella), patella
tendon (kutub inferior patella) dan tuberositas tibialis (titik penyisipan untuk
Mekanisme ekstensor) [Ferritti dkk 1990; Richards et al 1996; Lian et al 1996; dan
Kujala et al 1989]. Pengaruh lutut berkisar's jumper dari rasa sakit selama dan setelah
kegiatan untuk rasa sakit saat berjalan dan bahkan dapat menyebabkan penghentian olahraga (Ferritti
et al 1990).
Para overloading berulang dari mekanisme ekstensor karena jumlah
melompat terlibat, efek lebih dari 40% dari pemain bola voli (Ferritti et al 1990). Hal ini
bimbang, apakah cedera terutama disebabkan oleh lepas landas atau mendarat (Lian et
al 1996). Namun, Dufek dan Bates (1991); Dufek dan (1996) dan Allyn Zhang (1995)
percaya bahwa mayoritas luka terjadi sewaktu mendarat. Jumper's lutut sulit
mengobati terutama jika tidak ditangani dengan pada tahap awal. Perlakuan
jumper's lutut berkisar dari metode konservatif untuk operasi. Namun,
pencegahan 'lutut jumper adalah strategi direkomendasikan untuk atlet (Ferritti et al
1990; Lian et al 1996).
The-tendon junction tulang menjadi titik lemah rentan terhadap tekanan
disebabkan oleh aparat ekstensor - menyebabkan degenerasi (microruptures) dan
kalsifikasi (Ferritti et al 1990; Kujala et al 1989). Berkenaan dengan bentuk dan
struktur tubuh, Ferritti (1986) menunjukkan bahwa itu bukan biomekanik
keberpihakan dari individu yang mempengaruhi apakah overload fungsional akan menghasilkan.
Sebaliknya,
bahwa sifat mekanik dari tendon-tulang (mis. resistensi,
elastisitas) adalah faktor intrinsik utama yang perlu dinilai dalam hal
jumper's lutut.
Meskipun) Kesimpulan Ferritti's (1986, banyak penelitian telah mengarahkan mereka
memperhatikan dinamika biomekanik dari sendi lutut. Seperti sebuah penelitian yang dilakukan oleh
Richards dan lain-lain (1996) berfokus pada sendi saat lutut, sudut lutut dan mereka
prediksi tendinitis patella. Mereka menemukan bahwa semua momen lutut (fleksi-
ekstensi, varus-valgus dan internal-eksternal rotasi) lebih besar untuk spike
melompat dibandingkan dengan blok melompat. Menariknya, secara signifikan lebih besar ekstensor lutut
saat ditemukan di pendaratan paku di lutut kanan dan selama
blok di lutut kiri. Analisis sudut lutut menunjukkan lebih tinggi lutut significanltly Page 4

fleksi di landng dari lompatan spike dibandingkan dengan take-off, dan selama blok,
lengkungan lutut lebih besar di lepas landas. Studi ini penting dalam hal itu kuantitatif
mengidentifikasi variabel ke tendinitis patella. Deep lutut fleksi dan tingkat tinggi dan
saat torsi extrenal adalah prediktor yang kuat untuk tendinitis patella.
Variabel lainnya yang dianggap berperan dalam cedera adalah bahwa
gaya reaksi tanah (GRF) dan teknik pendaratan. Pendaratan atlet yaitu gaya.
kaki-tumit, kaki datar dan kaki atau tumit pendarat hanya mempengaruhi GRF (Allyn 1995). GRF juga
yang lebih besar untuk pendaratan lebih dari take-off dan juga lebih besar dibandingkan dengan lonjakan melompat
blok melompat (Adrian dan Laughlin 1983; Richards et al 1996). Pendaratan digambarkan sebagai
keras atau yang memiliki GRF vertikal tinggi diyakini berkaitan dengan cedera (Allyn
1995; Richards et al 1996). Dalam) studi Allyn's (1995, ditemukan bahwa
spike pendekatan tradisional yang diproduksi GRFs lebih besar dari slide "teknik" (3,37
kali berat badan dan berat badan 2,45 Rimes masing-masing). Selain itu, Adrian
dan Laughlin (1983) melaporkan bahwa untuk mata pelajaran perempuan GRFs mereka 3,0 dan 3,7
kali berat badan dan bergerak untuk blok stasioner, masing-masing.
Hasil studi di atas, mengarah pada pertanyaan tentang apa variabel
terkait atau menyebabkan dampak yang tinggi saat mendarat. Meskipun Dufek's dan Zhang (1996)
studi hanya berkonsentrasi pada blok melompat, faktor-faktor yang mendasari adalah sama tetapi
mungkin lebih besar ketika melihat melompat spike. Ditemukan bahwa melompat kinetika
(Pengereman impuls gaya) dan kinematik (kecepatan rata-rata gabungan sudut pergelangan kaki), ditambah
penerbangan kinematika (hip joint sudut kecepatan rata-rata) adalah prediktor utama
dampak pendaratan (GRF). Juga diperhatikan dalam penelitian ini adalah perubahan kinematik
Teknik pendaratan selama siklus berbagai periodised tahun.
Sementara studi-studi ini telah melihat efek voli di lutut tersebut,
studi oleh Lian dan Co (1996) ditujukan pendekatan yang berbeda. Mereka menilai
pengaruh's lutut jumper pada kinerja voli. Pemain diidentifikasi sebagai memiliki
jumper's lutut dan diuji dengan kelompok kontrol yang anggota tim dari mereka
terpengaruh. Ini berarti bahwa subjek sedang melakukan pelatihan serupa. Subjek
dimasukkan melalui melompat standar dan uji daya (Viitasalo 1990), dengan
penambahan melompat dimuat dan melompat rebound. Yang menarik adalah bahwa kelompok pasien
keluar yang dilakukan kelompok kontrol, terutama bagi mereka melompat melibatkan eksentrik
komponen. Hal ini menyebabkan para penulis untuk menyimpulkan jumper's lutut yang merupakan hasil dari
jumlah beban diletakkan di atasnya. Secara sederhana, orang-orang yang melompat suatu tempat yang lebih tinggi
beban yang lebih besar pada ekstensor kaki mereka dan ini beban tambahan melihat mereka pada risiko yang lebih besar
microruptures dan cedera inturn. Page 5

Faktor ekstrinsik yang dianggap sebagai faktor penyebab lebih besar dari
intrinsik (Ferritti 1986). Beberapa studi telah mengidentifikasi jumlah pelatihan per
seminggu sebagai variabel yang signifikan terhadap munculnya's lutut jumper. Ferritti (1986) ditemukan
bahwa dari pemain elit yang melatih lebih dari empat kali seminggu, 40% dari mereka
telah's jumper lutut berpengalaman. Selanjutnya Lian dan rekan kerja (1996) juga mencatat
bahwa ada perbedaan trraining volume antara mereka atlet dengan dan
dengan jumper's lutut keluar. Disarankan bahwa jumlah bukan jenis pelatihan
(Ptiometrik versus bobot) yang menginduksi's lutut jumper. Ferritti (1986) berpendapat bahwa
timbulnya's lutut jumper tidak menjadi hasil dari bermain tahun, melainkan hasilnya
dari program yaitu trainng. kelebihan beban progresif dan jumlah besar kasus
yang terjadi setelah istirahat.
Jenis permukaan bermain juga telah diisolasi sebagai faktor signifikan dalam
jumper's lutut. Hard lantai, seperti beton naik kejadian jumper's
lutut. 37,5% dari atlet yang melatih secara teratur pada beton telah menderita penyakitnya
dibandingkan dengan 4,7% dari atlet yang melatih pada parket (Ferritti 1986). Lantai parket
telah diusulkan untuk menjadi yang terbaik dalam pengurangan cedera (Ferritti et al 1990),
ini mungkin karena memberikan di permukaan mengurangi GRFs.
IMPLIKASI
Seperti peviously disebutkan, lompat vertikal maksimum tinggi diperlukan dalam
voli. Namun, seperti yang disarankan oleh Lian et al (1996) itu adalah mereka yang lebih besar
melompat yang lebih rentan terhadap cedera seperti itu lutut jumper. Hal ini menandakan
penting yang perlu ditempatkan pada dan fisik melompat teknis dan arahan
variabel (Allyn 1995; Dufek dan Bates 1991). Para atlit dan pelatih harus
teknik analisis dan mengadopsi satu yang efektif dan aman seperti "slide" atas
melompat tradisional (Allyn 1995) Pada dasarnya, tidak hanya generasi kekuatan
diperlukan untuk melompat, tetapi juga koordinasi dan kontrol ekstremitas di
penerbangan, yang akan bertujuan untuk mengurangi GRF pada pendaratan (Dufek dan Zhang 1996).
Jumlah besar GRFs diproduksi menyoroti pentingnya menilai
pelatihan dan permukaan bermain dan kondisi sepatu. Ditambah dengan periodisasi melompat
pelatihan dan menganalisis jumlah lompatan yang terjadi selama pelatihan dan permainan
akan bermanfaat dalam menentukan apakah eoverload th terlalu banyak. Tapi mungkin paling
importanly, ia membawa kepada cahaya relevanece pendaratan mengajar sebagai keterampilan pada itu
sendiri, harus diajarkan dilatih dan dipraktekkan (Allyn1995). Page 6

Dalam menentukan berarti untuk mengurangi frekuensi cedera voli, dua
pendekatan yang dapat diambil. Pendekatan-pendekatan ini diuraikan oleh Nigg dan Bobbert
(1990) sebagai "efek-pendekatan menyebabkan" dan "pendekatan empiris". pertama
melihat pendekatan analisis struktur anatomis yang terluka. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi
struktur terluka, itu batas kritis, tekanan internal dan faktor-faktor yang mempengaruhi
menekankan ini. Di sisi lain, pendekatan empiris alamat faktor-faktor yang
mungkin memiliki efek pada daerah yang menjadi perhatian, seperti kinetika / Kinematika, tuntutan
dll Kedua pendekatan ini memiliki kekurangan mereka dalam masalah idenfiying th dan juga bahwa
rekaman keberhasilan. Beberapa studi menyebutkan dalam artikel ini mencerminkan
masalah. 

KESIMPULAN
Penelitian di bidang bola voli meyakinkan dalam cedera lutut yang
menonjol dan karena itu merupakan bidang perhatian. Namun, data dapat mencapai
bervariasi tergantung pada metodologi yang digunakan. Mayoritas penulis percaya ada
adalah hubungan antara jumlah angkatan dampak dan cara di mana ini
gaya adalah dilemahkan, dan cedera (terutama's lutut jumper). Penelitian lebih lanjut
ke dalam kinematika, dan dinamika GRFs bersama adalah diperlukan dalam kuantitatif lebih besar
cahaya, sehingga model yang sesuai dan tindakan yang dapat diambil untuk mengurangi cedera
tarif.


http://www.antvoleibol.org/Artigos/Metodologia_do_Treino_no_Voleibol/kneejumping.pdf

Jumat, 05 November 2010

KONEKSI SECARA STABIL DAN CEPAT

MEMBUAT KONEKSI SECARA STABIL DAN CEPAT

halo teman2 kali ini saya posting nii tips dan trick membuat koneksi stabil dan cepat(apa lagi buat donlot....
langsung aja...

1. Conection keeper
Berawal dari koneksi modem saya yang sering naik-turun kaya harga cabe di pasar :D, membuat saya googling untuk mencari bagaimana caranya untuk menjaga ke stabilan koneksi modem saya namun sering kali referensi yang saya dapat tidak bekerja, (mungkin sayanya yang kurang paham atas referensi yang saya dapat, hehehe...)
kemudian ada salah satu teman saya di facebook memberitahukan bahwa ada sebuah aplikasi mungil berkapasitas sekitar 3,3 MB yang dapat menjaga kestabilan koneksi modem saya, aplikasi ini dinamakan Connection keeper kemudian saya download aplikasi ini dan hasilnya cukup memuaskan.

Connection keeper merupakan sebuah aplikasi yang dapat digunakan secara bebas yang dikembangkan oleh Gammadyne Coorporation, pengembang aplikasi produkrifitas kerja yang berbasis windows. Aplikasi ini berukuran cukp ringkas yaity sekitar 3,3 MB dan sangat mudah untuk di instalasi.

Sejauh yang saya coba aplikasi Connection Keeper rupanya mampu menjaga kestabilan koneksi dan mencegah penurunan rate koneksi ke titik 0(nol) kbps atau yang biasa menampilkan tulisan Dormant pada aplikasi modem yang digunakan. Selain itu bisa juga digunakan untuk menjaga koneksi yang putus nyambung, karena aplikasi ini akan berusaha untuk melakukan koneksi secara otomatis ketika terjadi penurunan rate koneksi tersebut, selain itu aplikasi ini digunakan untuk mengambil screenshoot dari jendela aplikasi yang sedang aktif, apakah akan dicopy dalam clipboard (untuk editing pada aplikasi lain), langsung dicetak (print), atau disimpan dalam bentuk file. Bisa juga digunakan untuk membunuh popup atau jendela tambahan yang biasanya terbuka pada saat kita browsing di dunia maya. Namun mengigat fungsi utamanya aplikasi Connection keeper ini saya anjurkan digunakan pada saat bersua jam-jam sibuk.

untuk mendownload aplikasinya silahkan klik link dibawah ini..
conkeep by ywwdrxx.rar


2. SpeederXP.

Oke deh tanpa basa basi busuk langsung aja....

baru saja saya googling dan menemukan software yang dapat meningkatkan akses komputer saya, software ini dinamakan SpeederXP .
SpeederXP dapat digunakan untuk menyusun kecepatan sistem Operasi Windows. Semua software dapat diubah kecepatan aksesnya setelah kita mengatur kecepatan di SpeederXP rating.
Dengan SpeederXP selain kita dapat mempercepat akses komputer dan internet kita juga dapat membuat lambat akses komputer dan internet kita, tergantung kita mengatur adjust ratingnya.
Kita juga dapat menggunakannya untuk permainan seperti Counter Strike ataupun Point Blank, yang dapat membuat lari kita menjadi cepat, dalam artian jika menggunakan software ini kita bermain curang (hehehehehe...)

saya rasa sekian dulu uraian tentang SpeederXP, semoga bermanfaat untuk semuanya,...
untuk mendownload SpeederXP klik link di bawah ini..!!!!
speeder xp by yuwwdiroxx.rar



_TIPS_
- jika mau donlot file2 besar( 500mb - 1Gb), sangat berguna banget kedua software ini....
tinggal di aktifkan keduany,,,(untuk speederXp-nya di MAX)

*ni contoh kecepatan donlot pada pc saya....



SELAMAT MENCOBA


sumber: mas pyo(hespro05.blogspot.com)

CARA MUDAH BLOKIR SITUS PORNO

CARA MUDAH BLOKIR SITUS PORNO

Ternyata agak mudah memblokir situs porno, tapi mudah juga untuk membukanya kembali… berbagai macam tool seolah saling bermusuhan.

Mengacu pada UU ITE Kita Wajib Ikut Serta Dalam Program Pemerintah untuk ikut mengeblok situs-situs Porno. Oleh Karena Itu disini akan di bahas Tentang Bagaimana Cara Mengeblok Situs Porno pada Web-browser Mozilla FireFox!
Disini Kita (Kita ? Lo aza kaleee gw Enggakk.....!):lol:akan menggunakan Fasilitas Addons yang disediakan Oleh Mozilla sendiri, Addons yang akan kita gunakan Ini yaitu

1. Klik Tool di menu mozila firefox
2. Pilih Add-Ons
3. Kemudian Pilih Get Add-Ons dan ketikan parental control--->> Enter
4. Pilih sebuah Add-Ons yang namanya Procon Latte
5. Instal dan Restart Mozila Firefox nya


Nah Mudah banget kan....coba test dengan membuka situs yg berbau negativ ( porno )
Pastinya akan tidak bisa di akses.
Tambahan supaya lebih ampuh dengan kita tambahkan kata kunci yang biasa di gunakan orang untuk browsing di google dan kata kunci itu nantinya tidak akan dapat membukanya,karna kata kunci tersebut sudah kita masukan ke daftar list filter

* Buka Notepad guna untuk menuliskan macam2 kata kunci yg akan di blokir contohnya :

Telanjang
Bugil
Payudara
Montok
Dan lain lainya
Silahkan tambahkan sendiri


* Simpan Notepadnya misalnya ke My Document
* Langkah selanjutnya yaitu memasukan Data / tulisan yg ada di Notepad tadi dengan cara Klik Menu Tools di Mozila Firefox lalu Add-Ons--->>Extension--->>Klik Option di ProCon Latte
* Pada Tampilan ProCon Setting Klik Main Filter dan Edit List
* Pada Kolom Blocked Words silahkan Import data/notepad yg tadi di buat
* Selanjutnya tinggal klik Apply dan Ok ( Selesai )

NB : SIlahkan centang Redirect Blocked Page pada kolom Main Filter dan isikan http://ekstrareload.co.cc
Tujuanya : Untuk MeRedirect/Memindahkan halaman yg di tuju dari halaman situs Porno tsb ke alamat web di atas





di kutip dari blog mas davit (http://www.ekstrareload.co.cc)

sebuah catatan bangsa yang tidak tahu terima kasih

Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di timur tengah. tidak salah sebenarnya, contohnya amerika. negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di timur tengah.Rata-rata negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah. tapi itu semua belum cukup untuk menyamai negara yang satu ini. bahkan Amerika, Negara-negara timur tengah serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya.dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainya. warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. tapi sayangnya mereka tidak sadar "berdiri di atas berlian" langsung saja kita lihat profil negaranya.
Wooww... Apa yang terjadi? apakah penulis (saya) salah? tapi dengan tegas saya nyatakan bahwa negara itulah sebagai negara terkaya di dunia. tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu.baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat kekayaan negara ini sesungguhnya.

1. Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia. namanya PT Freeport.


pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas. saya (penulis= suranegara) mencoba meng-Uangkan jumlah tersebut dengan harga per gram emas sekarang, saya anggap Rp. 300.000. dikali 724,7 JUTA ton emas/ 724.700.000.000.000 Gram dikali Rp 300.000. = Rp.217.410.000.000.000.000.000 Rupiah!!!!! ada yang bisa bantu saya cara baca nilai tersebut? itu hanya emas belum lagi tembaga serta bahan mineral lain-nya.lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? bukan negara ini tapi AMERIKA! prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan disana. bahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM! bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu ditemukan disana. belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium disana. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini. Mereka ini tidak lebih baik daripada seekor lintah!

2. Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.


Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina.

3. Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.


Letaknya di pulau sumatra, kalimantan dan sulawesi.sebenarnya jika negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buatmereka. tebang saja semua pohon di hutan itu makan bumi pasti kiamat.karena bumi ini sangat tergantung sekali dengan hutan tropis ini untukmenjaga keseimbangan iklim karena hutan hujan amazon tak cukup kuatuntuk menyeimbangkan iklim bumi. dan sekarang mereka sedikit demi sedikitelah mengkancurkanya hanya untuk segelintir orang yang punya uanguntuk perkebunan dan lapangan Golf. sungguh sangat ironis sekali.

4. Negara ini punya Lautan terluas di dunia. dikelilingi dua samudra, yaitu Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.


Saking kaya-nya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun ikut memanen ikan di lautan negara ini.

5. Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 didunia.


Bengan jumlah penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai. jalan lainya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.

6. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.


Jika dibandingkan dengan negara-negara timur tengah yang memiliki minyak yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya. coba kita semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan cepat. dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara ini yang bisa ditanami apapun juga. bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman.

7. Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini.


Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara lain sekaya INDONESIA! tapi apa yang terjadi?


dialah INDONESIA!


untuk EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL, PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang menjual kekayaan Bangsa untuk keuntungan negara asing, diucapkan TERIMA KASIH.

Sebuah cerita mungkin akan bisa menggambarkan indonesia saat ini silahkan disimak.



Judulnya Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?" "Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi," kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, "Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang".Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, "Lalu daerah apakah itu Tuhan?" "O, itu," kata Tuhan, "itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni."Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, "Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? "Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, "Wait, until you see the idiots I put in the government." (tunggu sampai Saya menaruh 'idiot2′ di pemerintahannya)

Dan untuk rasa terima kasih untuk Kemerdekaan Indonesia, kami pemuda-pemudi Indonesia memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pejuang yang telah mengorbankan darah dan air mata mereka untuk bangsa yang tidak tahu terima kasih ini.



Apa makna sebuah kemerdekaan yg mereka perjuangkan... akankah mereka menikmati hasil kerja kerasnya dengan taruhan jiwa mereka..?
Inikah sebuah penghargaan bagi mereka yang telah memperjuangkan sebuah kemerdekaan yg di nikmati bangsa indonesia sekarang. apakah anda tidak terenyuh hatimu..?  apakah rasa solidarisme di negeri ini sudah hilang...? bila tidak ada maka matilah engkau dari negeriku  ini..
"Indonesia tanah air betadisana tempat lahir beta,dibuai dibesarkan bunda,Tempat berlindung di hari Tua...HIngga nanti menutup mata"